Pagar Kayu Ulin, Percantik DTW Tanah Lot
Tabanan, BTNp: Pagar pengaman berbahan baku kayu Ulin, tampil mempercantik area wisata Tanah Lot, Tabanan. Pagar pengaman ini selain mempercantik area kunjungan juga memberi ruang aman bagi pengunjung yang berdiri di bibir tebing saat berswafoto mau pun bergrup. Tebing karang sepanjang 400 meter dari areal Pura Penatasan sampai dengan area Puta Batu Bolong ini, menjadi tumpuan para pengunjung saat berkunjung ke Tanah Lot. Selain pagar tebing, penataan juga dilakukan pada spot-spot selfie untuk menjadi lebih baik, aman dan nyaman.
“Sebelumnya merupakan pagar besi, namun kini menggunakan bahan kayu, sehingga lebih indah, dan ramah lingkungan. Pagar ini fungsinya sebagai pengamanan pinggir tebing,” kata Manager Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana.
Sampai saat ini pengelola DTW Tanah Lot tetap menerapkan Prokes COVID-19 bagi pengunjung , para pedagang, petugas, staf kantor pengelola di kawasan.
“Sejak dibukanya penerbangan internasional serta kemudahan yang diberikan bagi calon wisatawan, kunjungan ke Tanah Lot, meningkat signifikan. Saat ini, rata-rata kunjungan per hari sebanyak 4.000 wisatawan dengan komposisi 70% domestik dan 30% mancanegara,” ungkapnya.
Wayan Sudiana mengatakan, meski angka kunjungan belum pulih dibandingkan angka kunjungan tahun 2019 (sebelum pandemi), Tanah Lot masih menjadi pilihan bagi wisatawan untuk mengisi liburan. Wisatawan domestik dari kota-kota di Pulau Jawa masih ingat dengan DTW yang menawarkan indahnya saujana sunset, selain pura di atas karang yang terpisah dari P Bali. *BTNewspaper/T Lot
