Bantuan sosial dedikasi untuk negeri

Kolaborasi Aksi Kemanusiaan dalam Penanganan COVID-19

Share it

Jakarta, BTNp: GUBERNUR Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyerukan semangat kolaborasi aksi kemanusiaan (call for humanity) seluruh elemen bangsa dalam mendukung penanganan pandemi COVID-19.

“Negeri ini membutuhkan kita untuk bersinergi, bersatu, bahu-membahu, dalam mengatasi pandemi COVID-19,” ungkap Gubernur Perry Warjio saat penyerahan Program Dedikasi untuk Negeri Dukung Penanganan COVID-19.

“Apa yang BI lakukan merupakan hadiah terbaik bagi HUT Kemerdekaan Indonesia. Melalui bentuk perhatian, semangat gotong royong, energi positif, menjadi contoh bahwa dengan adanya kekuatan modal sosial, bangsa Indonesia pasti mampu mengatasi COVID-19,” demikian disampaikan Menteri Kesehatan, Budi Sadikin, dalam kesempatan yang sama.

Sejak tahun 2020, BI melaksanakan sejumalah program mendukung pemerintah mengatasi pandemic COVID-19. Dalam pencapaian target vaksin tahap 1 sebanyak 355 ribu peserta vaksin, BI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong akselerasi vaksinasi nasional khususnya di lingkungan industri jasa keuangan (IJK) di Indonesia. Selain itu, dalam rangka mengurangi dampak penurunan ekonomi masyarakat yang disebabkan pandemi COVID-19 sekaligus dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dan UMKM, sejak bulan Oktober 2020 lalu, BI menginisiasi program pemberdayaan kewirausahaan berupa usaha warung mikro dan ultra mikro kepada 3310  pengusaha ultra mikro/mikro di berbagai daerah yang usahanya terdampak. Memberikan bantuan sarana/prasarana penunjang kesehatan kepada 650 lembaga di seluruh Indonesia, termasuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di pusat maupun daerah dan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak.

Melalui Program Dedikasi untuk Negeri, BI berkomitmen memberikan bantuan sarana/prasarana penunjang kesehatan berupa 5700 tabung oksigen (beserta isi dan regulator), oksigen generator beserta peralatan pendukung, oksigen konsentrator, serta Alat Pelindung Diri (APD), sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap penanganan pandemi COVID-19 nasional. Hingga saat ini tercatat sebanyak 1400 tabung oksigen yang telah disalurkan. Penyerahan tabung oksigen serta bantuan lainnya terus dilakukan secara bertahap ke seluruh wilayah yang disasar.

Di Bali

Sementara di Bali, pada hari Senin, tanggal 16 Agustus 2021 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Bali menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan BMPD Peduli kepada Satgas COVID-19 dan rumah sakit rujukan COVID-19 di Provinsi Bali. Bantuan diserahkan secara luring (offline) oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Perwakilan Pengurus Badan Musyawarah Perbankan Daerah Provinsi Bali kepada Gubernur Bali.

Bantuan merupakan rangkaian kegiatan dari perayaan HUT RI ke-76, HUT Bank Indonesia ke-68, dan HUT Provinsi Bali ke-63. Perpanjangan PPKM level 4 di Pulau Jawa–Bali memberi dampak yang signifikan bagi masyarakat, khususnya di Bali. Dampak yang paling terlihat dengan PPKM darurat adalah penurunan kemampuan sosial ekonomi.  Bank Indonesia dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Bali ingin bergotong royong memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19. membagikan kurang lebih 20.000 paket sembako bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 di berbagai wilayah di Provinsi Bali.

Serah terima bantuan disaksikan perwakilan dari 9 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali, yaitu Walikota Denpasar, Bupati Klungkung, Bupati Tabanan, Wakil Bupati Gianyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Asisten I Kabupaten Buleleng, Asisten II Kabupaten Bangli, Asisten II Kabupaten Jembrana dan Asisten II Kabupaten Karangasem. Di samping itu, sejumlah perwakilan dari BMPD Provinsi Bali juga turut hadir, diantaranya Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, BPD Bali, Bank Danamon, Bank Mandiri Taspen dan Bank Central Asia.* BTNewspaper


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *