BBTF 2022-tahun- ke delapan-pasar-wisata

BBTF 2022 Target Transaksi Naik 22 Persen

Share it

NUSA DUA, BTNp: DI BULAN Juni ini, Bali tidak hanya semarak dengan penyelenggaraan pesta kebudayaan. Destinasi pariwisata budaya yang dikenali lembaga kepariwisataan dunia UNWTO dengan Tri Hita Karana Accreditation –nya, juga menggelar “pasar wisata” Bali and Beyond Travel Fair (BBTF)

BBTF 2022 adalah tahun ke delapan pasar wisata yang diselenggarakan DPD ASITA Bali pada 14 -17 Juni di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, secara tatap muka dan virtual.

Menurut komite penyelenggara, BBTF 2022 menampilkan 13 provinsi dari 34 provinsi di Indonesia yaitu; DKI Jakarta, Aceh, Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatra Utara, dan Bali pastinya. Lima  destinasi prioritas yaitu; Danau Toba, Mandalika, Borobudur, Likupang, dan Labuan Bajo.

Dalam media briefing di Nusa Dua, Ketua Komite Penyelenggara BBTF yang juga Ketua DPD ASITA Bali, Putu Winastra, S.Ssos, sebanyak 181 sellers dari 30 Kabupaten/Kota dari 13 Provinsi dan 273 buyers dari 30 negara ambil bagian.

Dengan target transaksi sebesar IDR 5,220 triliun, naik 22 persen dibandingkan target tahun 2021 senilai IDR 4,080 Triliun. Dalam catatan Redaksi transaksi yang terjadi pada penyelenggaraan BBTF tahun pertama (2014) sebesar IDR 4,99 triliun, di tahun 2015 IDR 5,26 triliun, bernilai IDR 6,88 triliun tahun 2016, di tahun 2017 transaksi menurun hanya IDR 5,64 triliun, tahun 2018 transaksi senilai IDR 7,71triliun dan di tahun 2019 meningkat tajam menjadi IDR 9,06 triliun. Pada masa pandemic 2020, BBTF tidak dapat dilaksanakan dan ditahun 2021 dilaksanakan secara hybrid dengan nilai transaksi IDR 4,08 triliun.

BBTF tahun ini, tercatat sejumlah travel agent baru dari Afrika, negara-negara dengan kontribusi besar dari Eropa, Timur Tengah, negara ASEAN, India, Australia, dan Asia secara keseluruhan.

“Nigeria untuk pertama kalinya meramaikan BBTF, sekaligus buyer dengan jumlah terbanyak setelah Indonesia, kemudian Australia, India, Filipina, Prancis, Belanda, diikuti oleh UK, dan Uni Emirat Arab, “paparnya lebih lanjut.

Mengambil tema “Balancing in Harmony”, BBTF menjadi upaya komunikasi, jembatan rantai promosi destinasi dan produk wisata berkelanjutan.  Bali melakukan diversifikasi pertumbuhan ekonomi lewat pariwisata yang bukan hanya tergantung kepada jumlah kedatangan, tetapi pada quality tourism. Untuk pencapaian tersebut, diperlukan akselerasi produk baru seperti wellness tourism, health tourism, cruise tourism, serta MICE untuk lebih dikenal oleh para buyers. Selain itu akan ada temu diskusi melihat pentingnya kontribusi travel agent dalam bisnis industri pariwisata ini serta perannya dalam mendorong kolaborasi dengan para stakeholders lain, kata I Putu Winastra.

Diversifikasi Pasar dan Produk

Dalam media briefing yang dihadiri Koordinator Pemasaran Pariwisata Nusantara Area I Kemenparekraf Taufik Nurhidayat, Ketua GIPI/ BTB Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana, GM Multi Property Vice President – The Westin Resort Nusa Dua Bali Oriol Montal, Wakil Gubernur Bali Prof. TJokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menegaskan penyelenggaraan BBTF 2022 menjadi momentum memperkenalkan kekinian pariwisata Bali dan Indonesia.

Menurut Cok Ace, masa pandemi terjadi diversifikasi ekonomi seperti tahun 1920, terjadi perubahan dalam tatanan kehidupan ekonomi masyarakat Bali dari agraris ke pariwisata. Saat ini diversifikasi dari pariwisata ke ekonomi kreatif.  Ia pun berharap, ajang BBTF 2022 menjadi momentum untuk membangkitkan pariwisata Bali yang sempat terpuruk. Wagub Cok Ace meyakini jika transaksi kali ini tidak seperti BBTF sebelumnya.

Pandemi menurut Ketua DPD ASITA Bali, Putu Winastra menumbuhkan diversifikasi pasar dan produk wisata dunia. Karenanya industri dituntut kreatif, inovatif menyikapi perubahan tersebut.*BTNewspaper


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *