TMA 2025: Katalisator Pertumbuhan dan Kolaborasi Global

TMA 2025: Katalisator Pertumbuhan dan Kolaborasi Global

Share it

SINGAPURA, BTNp: TRAVEL Meet Asia (TMA) 2025 (25-26 Juni), diagendakan diikuti lebih dari 80% peserta pameran internasional, 400 pembeli teratas dari perusahaan perjalanan terkemuka dan menampilkan sejumlah pembicara level C. Jumlah peserta pameran memperkuat peran TMA sebagai tempat pertemuan sumber daya berkualitas dan kemitraan bisnis jangka panjang di seluruh Asia Pasifik.

Diselenggarakan oleh Messe Berlin Asia Pacific, dengan dukungan resmi dari Kementerian Pariwisata Indonesia, TMA 2025 akan menghubungkan para profesional perjalanan di sektor rekreasi, MICE, dan korporat dengan pameran yang diperluas, pengayaan konten konferensi, dan pengalaman berjejaring yang dikurasi.

TMA2025 menjadi pertemuan terbesar perusahaan perjalanan berbasis di Asia, menghadirkan perpaduan dinamis dengan jajaran peserta pameran yang diperbarui, acara ini dirancang untuk menghubungkan kembali ekosistem perjalanan melalui keterlibatan strategis B2B dan pameran produk.

Travel Meet Asia di Jakarta menjadi bagian tetap kalender industri perjalanan di kawasan ini, membuka peluang menghasilkan bisnis, wawasan pasar, dan dialog strategis, yang menarik pembeli lokal dan internasional, penyedia solusi, dan pembuat keputusan dari seluruh lanskap perjalanan Asia.

Wawasan, Inovasi, dan Ide

Berlangsung secara pararel  konferensi Travel Meet Asia 2025 , menawarkan wawasan mendalam tentang masa depan perjalanan di Asia Tenggara, dengan enam tema khusus yang dirancang untuk memberikan visi strategis dan nilai taktis yaitu tentang tinjauan dan tren pasar, pemasaran perjalanan dan destinasi, hotel dan akomodasi alternative, MICE dan perjalanan korporat, membahas hal tehnologi perjalanan, dan tentu perihal transportasi serta logistic.

Sesi eksklusif networking peserta pameran-pembeli-pembicara —menyatukan peserta pameran, pembeli utama, dan pembicara konferensi— berfungsi sebagai landasan kolaborasi, investasi, dan kemitraan lintas batas baru, yang memperkuat hubungan regional di seluruh Asia Tenggara.

Selama dua hari, jajaran pembicara terkemuka – termasuk inovator perjalanan, pembuat kebijakan, dan pemimpin bisnis – akan naik panggung untuk berbagi wawasan mereka. Mengeksplorasi tren yang muncul, perubahan perilaku konsumen, serta kemajuan teknologi yang mengubah lanskap perjalanan dan pariwisata Asia Tenggara. Diharapkan terjadi diskusi yang proaktif, studi kasus dunia nyata, dan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, dirancang untuk membantu organisasi beradaptasi serta berkembang dalam ekonomi perjalanan pasca pandemi.

Digelar pada 25 – 26 Juni, bertempat di Swissôtel Jakarta PIK Avenue, TMA menegaskan posisinya sebagai platform perdagangan perjalanan B2B terkemuka di Asia Tenggara. Mempertemukan lebih dari 80% peserta pameran internasional, 400 pembeli teratas dari perusahaan seperti ATPI Indonesia, Bain & Co, Chan Brothers Travel Indonesia, dnata Travel Group (The Emirates Group), Klinkbook, MG Bedbank, Mitra Malaysia Sdn. Bhd. Smile Holiday, WebBeds. *BTNewspaper

 


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *