50 Tahun ASITA71 Bali, Segera Gelar Table Top

DPD ASITA71 Bali, segera menyelenggarakan table top (on-line mau pun off-line) serangkaian peringatan 50 Tahun ASITA, sebagai upaya membangkitkan kepariwisataan domestik. Rencana tersebut disampaikan saat kepengurusan DPD ASITA71 Bali Periode 2020- 2024 didampingi Dewan Penasehat Bagus Sudibya, beraudensi dengan Kepala Dinas Pariwisata Bali.
Selain memperkenalkan kepengurusan baru dan rencana penyelenggaraan table top, juga disampaikan program kerja ASITA antara lain melanjutkan penyelenggaraan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) pada 8-12 Juni 2021, menyempurnakan portal yang seharusnya di launching pada BBTF 2020. Mengembangkan destinasi alam (back to nature) yang bisa menjadi pilihan utama wisatawan, mendorong pemasaran paket-paket individual dan mengurangi promosi destinasi yang sifatnya massal/keramaian.
DPD ASITA71 Bali, mengharapkan kerjasama dengan pemerintah pusat, daerah dan lembaga lainya untuk meningkatkan kegiatan fam trip, sales mission, road show, trade show untuk meningkatkan penjualan. Memberikan kemudahan bagi tour operator mancanegara sehingga bisa memberikan kontribusi lebih besar terhadap pariwisata Bali. Melibatkan dan memfasilitasi pelaku usaha biro perjalanan wisata untuk kegiatan yang bersifat promosi. Selain melanjutkan sertifikasi CHSE bagi anggota ASITA71.
“Dan sangat diharapkan segera bantuan Disparda Prop Bali untuk ikut mengawal pempercepat dana hibah dan pinjaman lunak bagi pelaku usaha biro perjalanan wisata agar bisa mempertahankan usahanya,” ungkap Ketua DPD ASITA71, Putu Winastra.

Klungkung
Selain dengan Kepala Dinas Pariwisata Bali, kepengurusan DPD ASITA 71 Bali didamping Dewan Penasehat Ketut Ardana, melakukan audensi dengan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Ketua ASITA 71 Bali memperkenalkan kepengurusan dan menyampaikan program kerja selama periode 4 tahun ke depan.
Pada kesempatan tersebut Dewan Penasehat Ketut Ardana, memberikan masukan tentang daerah tujuan wisata Nusa Penida dan Nusa Lembongan untuk di jadikan DTW unggulan dan berkualitas. Oleh karenanya pengelolaan sampah, toilet, transfortasi dan tiket masuk DTW dapat dikelola. Dengan demikian pemerintah daerah memiliki cukup kemampuan untuk melakukan pembenahan agar wisatawan merasa lebih nyaman dan aman berlibur di Nusa Penida dan Nusa Lembongan.
Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, memahami keinginan ASITA71 Bali dan segera akan di tindak lanjuti. Pasalnya, penataan kawasan sudah menjadi program melengkapi pembangunan dermaga di daratan Kusamba klungkung. *BTNewspaper/e/humas
