dinas-pariwisata-buleleng-menutup-kunjungan-ke-objek-wisata-selama-ppkm
|

DISPAR BULELENG DUKUNG PPKM DARURAT

Share it


Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Rousmini

UNTUK memotong mata rantai penyebaran COVID-19 yang kini sedang mengganas, pemerintah RI telah memutuskan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) dari tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021—diperpanjang sampai dengan 2 Agustus.

Terkait dengan kebijakan PPKM Darurat tersebut, Dinas Pariwisata (Dispar.) Buleleng dengan penuh rasa tanggung jawab demi kemanusiaan melakukan langkah-langkah nyata, antara lain menutup sementara destinasi wisata yang ada di kabupaten Buleleng. Langkah tegas tersebut disampaikan, Rousmini selaku Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng saat diwawancarai via telpon.

“Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah pusat yang telah memutuskan penerapan PPKM Darurat untuk Jawa dan Bali dari tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021, kami telah melakukan penutupan sementara destinasi wisata yang ada di kabupaten Buleleng”, tegas Rousmini.

Dengan adanya kebijakan menutup sementara obyek-obyek wisata yang ada di kabupaten Buleleng, kini seluruh obyek wisata yang ada di Buleleng sepi pengunjung dan yang ada hanya para pengelola dengan prokes yang ketat untuk melakukan tugasnya menata dan menjaga kebersihan lingkungan.

Walaupun pengunjung atau wisatawan disetop untuk berkunjung keobyek-obyek wisata yang ada di Buleleng, tapi pembangunan sarana prasarana untuk destinasi wisata diusahakan tetap berjalan dengan tidak mengabaikan prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Begitu pula kegiatan promosi lewat berbagai media tetap dilakukan dengan tujuan keindahan dan keunikan Buleleng semakin diketahui oleh masyarakat lokal, nusantara bahkan masyarakat dunia.

Masyarakat belum banyak yang tahu, betapa indahnya pemandangan di seputaran Danau Buyan mana kala Bulan Purnama tiba. Wisatawan yang sempat menikmati indahnya Danau Buyan di Bulan Purnama, mereka akan datang kembali dan ingin melihat lagi sang rembulan menari melangkahi Buyan, mengikuti irama tarian kosmos yang penuh misteri.

Bila wabah sudah reda, mari kunjungi dan berkemah di seputaran Danau Buyan, menikmati indahnya bulan purnama. Pengunjung tak usah khawatir, keamanan dan kenyamanan tetap dijaga oleh pengelola yang ada di desa setempat yaitu desa Pancasari.*BTNewspaper/agung suamba


Share it

Similar Posts

  • Budaya Bali: Antara Dijaga dan Dijual

    Share it

    Share itCatatan Jujur Sukma Awantari untuk Tri Hita Karana Accreditation BALI tidak kehilangan budayanya. Tapi Bali sedang diuji: apakah kita masih menjaga jiwanya, atau hanya mempertahankan bentuknya? Tidak semua lupa. Masih banyak yang menjaga. “Pemangku” yang tetap “ngayah” tanpa pamrih. Seniman yang menari bukan demi tepuk tangan, tapi demi getaran batin. Petani yang tetap menata…


    Share it
  • Vaksinisasi di Bali

    Share it

    Share itGUBERNUR Bali, Wayan Koster menerima suntikan pertama vaksin COVID-19 di Provinsi Bali, Kamis (14/1) di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM), Sanur Kauh, Kota Denpasar. Vaksinasi di bagian lengan kiri dilakukan oleh dr. Putu Gede Surya Wibawa, M.Biomed, Sp.PD. Vaksin COVID-19 yang dikirim oleh Biofarma Bandung buatan perusahaan asal China, Sinovac. Bali menjadi prioritas dalam penanganan…


    Share it
  • Penutupan Tempat Wisata

    Share it

    Share itSURAT Edaran No. 15 Tahun 2021 tentang Pembatasan Mobilitas Masyarakat, Pembatasan Kegiatan Peribadatan dan Tradisi selama Hari Raya Idul Adha di Masa Pandemi COVID-19. Kebijakan ini efektif berlaku sampai 25 Juli 2021. Beberapa pertimbangan ditetapkannya pembatasan kegiatan masyarakat ini yaitu pengalaman libur panjang yang mengakibatkan peningkatan laju penularan, menjamurnya klaster keluarga, optimalisasi fungsi Satgas…


    Share it
  • “Sangkala Tiga” dalam Esensi Galungan

    Share it

    Share itDENPASAR, BTNp: ADALAH Dirjen Bimas Hindu RI, Prof. Duija,M.Si dalam podcast menyambut perayaan Galungan 2026, mengingatkan agar umat Hindu tidak terjebak pada rutinitas penyiapan sarana upakara jasmani, melupakan esensi rohaninya. Ditjen Bimas Hindu berharap umat dapat merayakan Hari Raya Galungan dengan penuh kesadaran spiritual, sehingga kedamaian dan kemenangan dharma yang sejati dapat terwujud dalam…


    Share it
  • Jembatan Kasus Adat dan Kasus Hukum KDRT

    Share it

    Share itANGKA  kasus kekerasan terhadap perempuan di berbagai daerah menggambarkan kenaikan setiap tahunnya. Bahkan disinyalir, angka tersebut jauh lebih besar pada kenyataannya. Kasus KDRT merupakan kasus fenomena gunung es, dimana yang timbul ke permukaan hanyalah sebagian kecilnya saja. Hal yang patut dicatat pula bahwa UU PKDRT juga memuat terobosan-terobosan hukum, salah satunya adalah mendorong partisipasi aktif…


    Share it
  • DPP Cabut SK, DPD ASITA Bali Selenggarakan Musda

    Share it

    Share itMENGINGAT akta tertanggal 15 Maret 1975 Nomor 170 yang dibuat dihadapan Raden SOERATMAN, Anggaran Dasar (AD) ASITA dan Anggaran Rumah Tangga (ART) ASITA Tahun 2019. Dan mempertimbangkan kesepakatan perdamaian sengketa antara DPP ASITA dengan DPD ASITA DKI Jakarta dengan tertanggal 31 Maret 2021 di Jakarta. Dr. N. Rusmiati, M.Si, selaku Ketua Umum DPP ASITA,…


    Share it

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *