MONUMEN YUDA MANDALA TAMA, OBYEK WISATA PENUH MAKNA
Buleleng: PEMERINTAH Kabupaten Buleleng mendirikan sebuah monument yang diberi nama Tugu / Monumen Yuda Mandala Tama. Tugu yang didirikan di bibir pantai Ex-Pelabuhan Buleleng tersebut, dimaksudkan untuk mengabadikan dan menghormati jasa para pejuang kemerdekaan yang dalam hal ini para pejuang pemuda Bali Utara. Mereka dengan gagah berani menurunkan bendera musuh dan mengibarkan Merah Putih walaupun dengan tetesan darah bahkan jiwa mereka jadi taruhan.
Monumen yang dibangun tersebut adalah seorang pemuda yang berdiri tegar di atas penopang beton dengan ketinggian yang menjulur di atas permukaan laut. Pemuda tersebut tidak memakai baju, tangan kirinya memegang erat bendera Merah Putih yang berkibar dan tangan kanannya menuding kearah laut.
Tugu pahlawan tersebut ( Monumen Yuda Mandala Tama ) kini semakin hari semakin ramai dikunjungi wisatawan. Melihat monument tersebut wisatawan sering secara sepontan melontarkan pertanyaan kepada orang-orang yang ada disekitar monument tersebut.
“Apa dan siapa yang digambarkan dengan keberadaan tugu yang terkesan heroik tersebut”?
Alangkah eloknya, kalau saja ada petugas pemandu wisata yang selalu ada di kawasan tersebut dan mempunyai kemampuan untuk memberikan penjelasan tentang keberadaan Monumen yang heroik, sarat nilai kesejarahan dan penuh makna tersebut. Mengingat monument Yuda Mandala Tama, sarat dengan kesejarahannya, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menetapkan monument tersebut sebagai Tujuan Wisata Sejarah di Bali Utara.
Tidaklah mengherankan kalau Monumen Yuda Mandala Tama, semakin hari semakin ramai pengunjung karena disamping sarat nilai kesejarahannya, tempatnya sangat strategis yaitu berada di bibir pantai Ex-Pelabuhan Buleleng yang juga merupakan kawasan bersejarah. Disamping itu dalam kawasan yang sama juga telah dibangun Gedung Mr. I Gusti Ketut Puja, Musium Sunda Kecil dan Restoran Terapung.
Yuk ke Ex-Pelabuhan Buleleng, disini kita juga bisa melihat bangunan suci tempat persembahyangan warga Tionghoa, Jembatan Kuno Nostalgia Sunda Kecil yang melayang di atas Sungai yang membelah Kota Simgaraja. *agung suamba/Disparda-Buleleng.
