E-visa, Karantina, Asuransi COVID Indonesia, Dipertanyakan Pasar
Jimbaranan, BTNp: BORDER Bali telah dibuka untuk warga dari 19 negara di dunia sejak 14 Oktober lalu. Sampai berita ini ditayangkan belum tercatat satu pun penerbangan dari 19 negara tersebut landing di Bali dan belum tercatat kunjungan wisatawan yang berlibur di Bali.
Pasar wisatawan mancanegara masih mempertanyakan transparansi e-visa yang prosesnya belum sepenuhnya digitalisasi. Pemahaman lama karantina meski pun telah dipersingkat serta penetapan asuransi COVID-19 Indonesia.
Sengkarut e-visa, karantina dan asuransi terkait persyaratan perjalanan wisata ke Indonesia melalui gerbang Bali dan Riau mengemuka kembali dalam dialog SAKIRA – Saatnya Kita Bicara– DPD ASITA Bali.
Gelar SAKIRA serangkaian pengukuhan pengurus DPD ASITA Bali Periode 2021-2026 hasil MUSDA ke XIV yang menetapkan Putu Winastra, S.SOs sebagai Ketua DPD ASITA Bali dan Ketut Tunggu, SPd sebagai Ketua DEPETA (Dewan Pengawas Tata Krama), dilaksanakan secara hybrid dari hotel Le Meredien, Jimbaran.
SAKIRA mengambil tema It’s Time to Bali re-open for foreign tourist but government rules keep them away dengan menghadirkan pembicara GM Angkasa Pura I Bandra Ngurah Rai, Kabid Dokumen Perjalanan dan Ijin Tinggal Keimigrasian Kanim Klas I Ngurah Rai, KaOtban Ngurah Rai dan Ketua AOC.
Mengemuka dalam dialog tersebut bahwa manajemen bandara Ngurah Rai sangat siap menerima kedatangan pesawat dan penumpang dari 19 negara yang telah ditetapkan. SOP, tata aturan teknis kebandaraan dan kesehatan – pasalnya dunia dalam situasi pandemic COVID-19 – telah diatur pemerintah pusat.
“Kami di daerah hanya pelaksana kebijakan instistusi yang lebih berwenang,” ungkap Kabid Dokumen Perjalanan dan Ijin Tinggal Keimigrasian Kanim Klas I Ngurah Rai, Caven Jonathan, A.Md,im,M.P.A yang juga dibenarkan para pembicara lainnya.
Senada dengan keinginan sejumlah anggota ASITA, khususnya yang melayani in bound tourist, bahwa sangat berharap bebas visa kunjungan wisata kembali dibuka, meniadakan karantina – meski pun telah diturunkan menjadi 3 hari yang mengundang pertanyaan apakah ini berarti 3 hari dua malam atau 4 hari, 3 malam?–. Perihal asuransi COVID khusus di Indonesia, pasalnya, bagi warga negara asing asuransi perjalanan – termasuk COVID—telah termaktub dalam keseharian mereka. Sementara aturan menggunakan asuransi Indonesia dinilai belum jelas dan tidak transparan. Termasuk dalam pengajuan e-visa yang masih melalui stor ke bank secara fisik – tidak dalam satu sistem–.
Tidak Boleh Gagal
Para nara sumber sepakat jika pemerintah sangat memperhatikan Bali. Posisi strategis Bali sebagai tujuan wisata dunia, menjadi tanggungjawab utama pemerintah Indonesia sehingga sangat berhati- hati menetapkan kebijakan dalam membuka border bagi warga negara asing. “Bali itu pilot project dan tidak boleh gagal. Karena Bali barometer keberhasilan Indonesia. Dan “kita” tidak mau Bali menjadi proyek gagal,” tegas Coven Jonathan setelah dicecar pertanyaan dari peserta SAKIRA.
Untuk kesiapan bandara Ngurah Rai menerima kedatangan wisatawan dari 19 negara yang diujicobakan pada pada tahap awal, menurut Herry A.Y. Sikado, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, telah dilakukan 11 kali simulasi. Penyempurnaan sistem layanan dilakukan seiring proses yang berlangsung sampai wisatawan hadir secara fisik di bandara Ngurah Rai.
“Situasi dan kondisi di lapangan sangat dinamis, perubahan harus dilakukan dengan cepat sesuai kebutuhan lapangan,” ujarnya menambahkan.
Pengelola bandara Ngurah Rai tidak hanya mempersiapkan sarana, prasarana terminal dan jasa layanan ikutan lainnya. Manajemen, jelas Herry juga menawarkan diskon tariff landing bagi penerbangan rute internasional.
“Yang jelas, perlu waktu dan proses bagi jasa angkutan udara untuk menambah rute layanannya ke Indonesia”, ungkapkan pihak AOC Ngurah Rai.
Otoritas bandara Ngurah Rai menyarankan DPD ASITA Bali bersurat resmi kepada Satgas COVID-19 Pusat, hal kendala- kendala yang menjadi ganjalan untuk mendatangkan wisatawan asal 19 negara ke Bali dan mengusulkan tambahan negara pasar wisatawan Bali.
SAKIRA, Portal Digita[ dan BBTF
Menahkodai DPD ASITA Bali dalam situasi pandemic, menurut Ketua terpilih Putu Winastra, bukan tugas ringan. Jangka pendek kepengurusan periode 2021-2026 disepakati tetap menjalankan program SAKIRA selain untuk menampung permasalahan anggota, juga berbagi pengetahuan tentang produk, keorganisasian ASITA lebih dalam. Segera menyelesaikan portal digitalisasi eksistensi bidang usaha ASITA dan mempersiapkan acara Bali and Beyond Travel Fair 2022. Program kerja lebih detail segera disusun dalam Rakerda DPD ASITA Bali Periode 2021-2026.
Kepengurusan DPD ASITA Bali Periode 2021-2026 dikukuhkan DPP ASITA pada Sabtu, 6 November tersebut Dengan susunan:
DEWAN PENASEHAT
Ketua : I Ketut Ardana, SH (Bali Sinar Mentari ) dengan anggota Al Purwa, MBA (Bali Charajan),
Elsye Deliana (Star Cemerlang Wisata), I Ketut Jaman,S.S.,Msi.,CMMC (Melali Bali Tour ) dan Hans Prawira (Bali Bersama Prima Sakti)
DEWAN PENGURUS
Ketua: I Putu Winastra, S.Sos (Karang Bali Asli Tur), Sekretaris: I Nyoman Subrata, SE (Bali Bedira), Wakil Sekretaris: Putu Sri Dewi Febriyani (Bali Dutamaesti ) Bendahara: I Gusti Ngurah Gede Krisna Teja, SE (Real Bali Travel Service )
Bidang Organisasi
Wakil Ketua I
- Ayu Purnamawati, SE (Batur Agung Multitama )
Kabid. Keanggotaan
Ni Nyoman Sri Widari (Cendrawasih Ceria International )
Kabid. BBTF
I Nyoman Frederik Tri Kusuma (Dimension Sapta Mawar )
Kabid. Portal
Dr. Jaya Ishwari DipHRMgt, SST.Par, MMgt, (Nusa Dua Bali Tour) dengan anggota Putu Astiti Saraswati, SE., M.Bus (Toya Yatra )
Bidang Keuangan & Penggalian Dana
Wakil Ketua II
John K. Purna (Restu Dewata Tour & Travel)
Kabid. Keuangan
Lasmi Astutik (Ceria Tours & Travel)
Kabid. Penggalian Dana
Andri Setiawan, SS (Paradise Bintang Bali )
Bidang Hukum
Wakil Ketua III
Made Suka Dwiputra SH.,MH.,C Med (Maharaja Tour & Travel)
Kabid. Hukum 1
Kadek Pariani, SST.Par.,SH.(Ena Pertiwi Jaya Tour & Travel )
Kabid. Hukum 2
Ussyana Dethan , SH (Altara Moon Bali Tour & Travel)
Bidang Kelembagaan, Pemerintahan, Humas, IT
Wakil Ketua IV
Kadek Darmayasa (Bali Bagus Memori )
Kabid. Kelembagaan
Hantoro (Alia Travelsense)
Kabid. Pemerintahan
Dwi Nurdayati (Bali Indah Cahaya )
Kabid. SDM
Ni Luh Putu Kurniayu Melati, Sst. Par.,CHE (Melati Jaya Tour & Travel )
Kabid. Humas
Fransiskus Xaverius Doy (Central Lintas Indonesia )
Kabid IT
- Ardhitya Pratama (Mandira Abadi )
Bidang Inbound Tour
Wakil Ketua V
Freddy Rompas (Pacto )
Komite Pasar Eropa Barat
Adriaan Evers (Manumadi Tour & Travel )
Komite Pasar Eropa Timur
Ida Ayu Trisna Agustini (Maniara Tour & Travel )
Komite Pasar Asean
Erwin Nalaprana (Explorasi Nusantara Tour & Travel)
Komite Pasar Middle East
Asekan Djoyo Dono (Asia Koleksi )
Komite Pasar Amerika
Sugeng Suprianto (Top Indonesia Holidays)
Komite Pasar Australia & New Zealand
Mahalia Srie Herawathi (Tour East Indonesia)
Komite Pasar Khusus Tiongkok/Taiwan
Djoni (Bali Patner)
Komite Pasar Khusus India
Tarsisius Adhi, A.Par, SE (Rivon Angkasa Jaya Abadi)
Komite Cruise
Kadek Suardhamana Satria Uthama (Pacific World Nusantara )
Komite Special Interest
Putu Arya Laksana (Bali Go Tours)
Komite Domestik
Erna Saenah (Bali Roa Mandiri)
Komite Outbound
Hj. Sari Suryanti (Kharisma Gayatri Mandiri
Bidang Sosial, Budaya & Lingkungan
Wakil Ketua VI
I Ketut Sediya Yasa (Destination Asia)
Kabid. Sosbud & Lingkungan
I Wayan Subrata (Universal Tour & Travel ) dengan anggota I Nengah Winarta, ST (Bali Sejahtera Bersama ), Drs. I Wayan Maja (Oceanea Biru Bali)
Dan Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat ASITA Nomor: 040/DPP-ASITA/K/XI/2021 tentang Pengesahan Dewan Pengawas Tata Krama Daerah ASITA Bali Periode 2021 – 2026, dengan susunan personalia Ketua I Ketut Tunggu, S.Pd (Panca Sari Wisata), Sekretaris Inda Lestari (Buana Paramadarma Tours & Travel) dan anggota Drs. I Made Ariawan (Bali Indah Semesta Mahayu Wisata), I Gusti Putu Bayu Susila, SH (Kerti Mas Bali Tour & Travel ), Drs. Made Tinggal, BA (Wisata Bali Nusa Indah). *BTNewspaper
