Konservasi penyu Pantai Penimbangan

PANTAI PENIMBANGAN, IBARAT KEMBANG DIITARI KUMBANG

Share it

Buleleng, BTNp: PANTAI Penimbangan merupakan salah satu Daya Tarik Wisata yang terletak kurang lebih 3 Km kearah barat Kota Singaraja, Buleleng-Bali. Pantai yang berlokasi disebelah timur Pantai Lovina ini, semakin hari semakin menarik bagi wisatawan.

Semenjak tahun 2015, tampaknya masyarakat setempat kian bersemangat penuh kesadaran dalam melestarikan alam pesisir, termasuk menjaga keaneka ragaman hayati bawah laut.

Kegiatan konservasi alam tersebut difasilitasi oleh Indonesia Power Generation Unit-Unit PLTG Pemaron, terkait dengan THK Award yang ingin diraih oleh BUMN tersebut dalam tahun 2021 ini.

Masyarakat setempat/lokal Desa Baktiseraga yang selalu semangat dan giat melakukan konservasi alam pesisir yang ada diwilayahnya telah membentuk sebuah kelompok yang diberi nama Pokmaswas Penimbangan Lestari, Dr Gede Iwan Setiabudi, selaku pembina kelompok tersebut menjelaskan bahwa, dari tahun 2015 kelompok yang dibinanya telah berhasil 20 kali melakukan penangkaran dan sudah melepasliarkan ribuan tukik kelaut.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, disamping melakukan perlindungan terhadap penyu melalui penangkaran dan pelepasliaran tukik kelaut, kelompok binaannya juga secara terus-menerus melakukan pengembangan terumbu karang sebagai tempat berlindung dan sumber makanan dari semua jenis ikan termasuk penyu yang sedang dilindungi.

Kegiatan konservasi yang dilakukan oleh Pokmaswas Penimbangan Lestari kini telah menjadikan Pantai Penimbangan yang lestari, indah dan kaya akan biota laut Dari aspek dunia kepariwisataan sudah tentu keadaan ini sangat menguntungkan karena pantai yang bersih, pemandangan bawah laut yang indah dengan populasi ikan yang beraneka termasuk penyu-penyu yang jinak merupakan daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan terutama wisatawan yang suka menyelam/diving.

Dengan lestarinya kehidupan bawah laut termasuk populasi penyu yang semakin meningkat dan kian jinak menjadikan Pantai Penimbangan Ibarat Kembang Diitari Kumbang. Wisatawan akan mengincar tempat seperti ini. *DisPar/Agung Suamba


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *