Wisata Kesehatan, Layanan Rumah Sakit Bintang Lima
Kuala Lumpur BTNp: DALAM catatan saya, Malaysia gencar memasarkan wisata kesehatan di pasar Indonesia sejak 10 tahun terakhir. Dengan percaya diri wisata kesehatan diperkenalkan kepada masyarakat, Riau, Pakanbaru, Medan, Jakarta dan Surabaya. Fasilitas yang diperkenalkan adalah fasilitas rumah sakit swasta di Malaka, Johor, pulau Penang. Menyusul tawaran wisata kesehatan di Sabah, Sarawak dan Kuala Lumpur.
Beberapa rumah sakit besar Malaysia mendirikan kantor representatifnya di Medan, Jakarta dan Surabaya untuk membantu, memperlancar masyarakat Indonesia menjangkau layanan kesehatan mereka.
Dan dua tahun terakhir —COVID-19 masih ada— Kementerian Kesehatan Malaysia fokus menawarkan wisata kesehatan untuk menarik pasar wisata dari Indonesia, dengan menggelar Malaysia Healthcare Virtual Week (MHVW). Acara diselenggarakan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), tahun ini digelar –event ke-2— selama lima hari pada 28 November hingga 2 Desember 2022. Menghadirkan 10 pakar kesehatan dari 10 rumah sakit terkemuka di Malaysia.
Mengakses layanan kesehatan di luar negeri, hal yang sah- sah saja, pilihan dan tanggungan pribadi. Sejalur dengan konsep berwisata —mencerahkan sisi lahir dan batin setiap individu yang melakukan perjalanan wisata— begitu juga dalam hal layanan kesehatan dengan wisata kesehatannya.
Di Bali, dalam dua tahun terakhir berkembang usaha layanan wisata kesehatan (medical tourism) dan masuknya investasi lembaga layanan rumah sakit berstandar internasional. Tengoklah pembangunan rumah sakit internasional di kawasan Sanur, peningkatan standar sejumlah klinik- klinik internasional di beberapa sudut destinasi wisata lainnya. Semua menuju pada pengembangan wisata kesehatan.
Hari ini (Selasa 13 Desember) saya dan kawan- kawan mengunjungi rumah sakit Prince Court Medical Centre (PCMC). Rumah sakit pertama yang berhasil melakukan cangkok ginjal dari donor beda tipe darah. Rumah sakit, anak perusahaan Petronas ini berada dijantung kota Kuala Lumpur. Agenda saya dan kawan- kawan, diakhiri dengan santap malam di KL Tower Atmosphere 360, dinner all you can eat diketinggian sembari melihat Kuala Lumpur dari ketinggian.
Prince Court Medical Centre
Memasuki lobby rumah sakit, mata saya tertumbuk pada struktur cantik nuansa Petronas –baja khas –, ada sudut tempat “ngopi” santai yang lazim menghiasi penampilan lobby hotel berbintang.

Ada banyak alasan mengapa PCMC membuka pintu pengembangan wisata kesehatan untuk pasar Indonesia —bagian ASEAN–, selain tren masyarakat Indonesia mencari layanan terbaik, kemudahan bahasa, kultur serumpun, kemudahan akses. Unggulan lain adalah sesama berada digaris iklim tropis yang indah, Anda dapat melakukan perawatan kesehatan di PCMC sepanjang tahun. Cuaca cerah seringkali juga mempercepat pemulihan, jelas Mohd Riza WD, Manager International Marketing PCMC.
Rumah sakit dengan maskot Macan Pohon (Clouded Leopard) menyediakan 277 tempat tidur, memiliki pusat layanan dialisis, layanan khusus luka bakar dan sleep labatory. Didukung tenaga ahli lulusan pendidikan kedokteran luar negeri untuk menjawab kebutuhan layanan wisata kesehatan.

“Kami dibawah monitoring kementerian kesehatan, aturan, standar yang ditetapkan sudah jelas. Tidak ada standar ganda yang diberlakukan bagi klien domestik dan internasional,” jelas Riza.
Hal ini memberikan jaminan kepada wisatawan hal kualitas, standar keamanan, dan peraturan (undang-undang tentang perawatan medis) dalam industri wisata kesehatan. Pasien asing —12 persen– yang menggunakan fasilitas PCMC berasal dari Asia Tenggara termasuk Indonesia dan Singapura, Indo-China, China dan Hong Kong, Asia Timur seperti Bangladesh dan India, Jepang, Australia, Eropa, Amerika Serikat, Timur Tengah dan Afrika Timur.
Seperti diketahui industri wisata kesehatan Malaysia dikelola Healthcare Travel Council (MHTC), sebuah badan di bawah Kementerian Keuangan (MOF), didirikan pada tahun 2009. MHTC bertugas mengkurasi pelaku industri dan penyedia layanan dalam memfasilitasi dan mengembangkan industri wisata kesehatan bertajuk “Malaysia Healthcare” dengan tujuan menjadikan Malaysia sebagai tujuan perawatan kesehatan global terkemuka.
Berniat check-up kesehatan sembari berlibur? Layanan PCMC siap membantu, tidak harus datang ke kantor representatif mereka, konsultasi dapat dilakukan secara on-line. Meski pun Malaysia sebagai tujuan wisata kesehatan, ideal dikunjungi sepanjang tahun, sebaiknya rencanakan program wisata kesehatan Anda dan keluarga minimal tiga bulan sebelumnya, papar Riza lebih jauh.
Berlibur ke luar negeri bisa menjadi pengalaman buruk yang membuat stres bagi sebagian orang, dan memerlukan perawatan medis. PCMC selain mengelola unit gawat darurat , menawarkan layanan kesehatan terintegrasi bidang orthopedi, oncology, ginjal dan saluran kemih, jantung, wanita dan anak.
Sedang menikmati wisata kesehatan atau tertimpa musibah saat berlibur dan harus mendapat perawatan media, tidak berarti pekerjaan atau bisnis terbengkelai. Di PCMC pasien dapat menggunakan fasilitas lounge bisnis internasional (IBL), konsultan dapat membantu Anda memahami serta mencari opsi perawatan terbaik yang tersedia.
Dengan konsep layanan feeling better, feels just like home (nyaman serasa di rumah sendiri), konsultan IBL membantu Anda membuat janji bertemu dengan tenaga medis, memilih paket layanan/perawatan menginap yang diperlukan. IBL juga menyiapkan penerjemah untuk mempermudah komunikasi klien dengan tenaga medis, atau urusan memperpanjang visa kunjungan Anda?
Klas Standar atau VVIP Suite
PCMC menurut Moch. Riza menawarkan paket menginap dengan layanan berkualitas, konsep layanan yang mengadopsi spirit kharismatik Macan Pohon (Leopard) — serbaguna, ramping, gesit, kuat, dan mudah beradaptasi– , sehingga klien mendapat pengalaman layanan paling nyaman dirawat di PCMC.
Untuk fasilitas kamar, PCMC menawarkan kamar klas standar, junior suite, suite dan VVIP suite. Rank harga per malam dari 628 Ringgit sampai dengan 3.088 Ringgit, lengkap dengan paket makanan bergizi olahan dapur bintang lima dibawah supervisi tenaga gizi.

Ruang makan berselera tinggi dengan layanan butler
Kamar didesain dengan kelayakan luas, bertempat tidur tunggal dengan pemandangan kota Kuala Lumpur yang mempesona. Klien dapat memilih kamar dengan pemandangan Menara Kembar KLCC atau lapangan hijau Royal Selangor Golf Club (RSGC).
Menurut saya paket VVIP PCMC pilihan paling cerdas bagi kalangan yang “mapan”. dirancang khusus untuk membuat kita serasa tidak pernah meninggalkan rumah! Layanannya menjawab kebutuhan gaya hidup elit di ruang tamu yang menawan, ruang makan berselera tinggi dengan layanan butler, ruang kerja fungsional, kamar tidur utama, dan empat kamar mandi pribadi.
“Feeling better, starts with the right environment, diharapkan membantu pasien pulih lebih cepat,” ungkap Riza mengakhiri tur saya di PCMC. * Dwi/AsRed Bali Travel Newspaper
