Kota Huzhou, Tuan Rumah “BTV Initiative -2025”

Kota Huzhou, Tuan Rumah “BTV Initiative -2025”

Share it

TIONGKOK, BTNp: UN Tourism, bekerja sama dengan Kota Huzhou, sebagai tuan rumah penyelengaraan “Best Tourism Villages (BTV) by UN Tourism ─ 2025 Ceremony & 3rd Annual Network Meeting”. BTV-UN Tourism adalah pengakuan atas keunggulan desa- desa dalam pariwisata.

Pararel dengan pengakuan Best Tourism Village -2025 di Kota Huzhou, Kabupaten Anji, Provinsi Zhojiang, Cina/Tiongkok, diselenggarakan 3rd Annual Network Meeting (Pertemuan Tahunan ke-3) pada 17-18 Oktober. Ajang ini mempertemukan anggota jaringan, termasuk Desa Wisata Terbaik (BTV) dan desa-desa yang terlibat dalam program peningkatan bersama dengan titik fokus reconnecting members, untuk berbagi pengalaman, meninjau kemajuan, dan membahas arah masa depan pembangunan pedesaan.

Diluncurkan pada tahun 2021, Best Tourism Villages Initiative, memberikan penghargaan kepada desa-desa yang merupakan contoh destinasi wisata pedesaan, dengan aset budaya dan alam, desa pelestari dan mempromosikan nilai-nilai, produk, dan gaya hidup pedesaan dan berbasis komunitas, serta berkomitmen pada keberlanjutan dalam mengembangkan pariwisata sebagai pendorong pembangunan pedesaan dan kesejahteraan masyarakat.

Goals-BTV-Initiative-UN-Tourism

Menurut komite BTV-25 UN Tourism, payung besar Best Tourism Villages Initiative merupakan rangkaian tiga (3) program utama yaitu desa wisata terbaik (BTV), program peningkatan (Upgrade Programme) dan jaringan desa wisaya terbaik (Best Tourism Villages Network).

BTV, bertujuan untuk mengakui sebuah desa sebagai contoh, sebagai destinasi wisata pedesaan dengan aset budaya dan alam, melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai, produk, dan gaya hidup berbasis masyarakat, serta memiliki komitmen jelas terhadap keberlanjutan dalam segala aspeknya – ekonomi, sosial, dan lingkungan— dengan tujuan mendasar menjadikan pariwisata sebagai salah satu pendorong transformasi positif, pembangunan pedesaan dan kesejahteraan masyarakat.

Upgrade Programme (program peningkatan), memberikan manfaat bagi sejumlah desa terpilih di antara desa-desa yang belum sepenuhnya memenuhi kriteria inisiatif. Desa-desa tersebut menerima dukungan dari UN Tourism and Partners dalam meningkatkan elemen-elemen area yang diidentifikasi sebagai kesenjangan dalam proses evaluasi.

Sementara Best Tourism Villages (BTV) Network, adalah jaringan kerja beranggotakan desa-desa peraih pengakuan BTV- UN Tourism dan desa-desa terpilih dalam Upgrade Programme. BTV Network merupakan ruang untuk bertukar pengalaman dan praktik baik, pembelajaran dan peluang di antara para anggotanya, terbuka terhadap kontribusi para ahli, mitra sektor publik dan swasta yang terlibat dalam promosi pariwisata sebagai pendorong pembangunan pedesaan.

Ke Tujuan SDGs

Perlu dipahami bahwa visi BTV Initiative (Inisiatif Desa Wisata Terbaik), menjadikan pariwisata sebagai penggerak pembangunan dan kesejahteraan pedesaan. Dengan misi memajukan peran pariwisata dalam menghargai dan menjaga  pedesaan beserta lanskap, sistem pengetahuan, keanekaragaman hayati dan budaya, serta nilai-nilai dan aktivitas lokal yang terkait.

Mempromosikan pendekatan inovatif dan transformatif terhadap pengembangan pariwisata di destinasi pedesaan yang berkontribusi pada tiga pilar keberlanjutan – ekonomi, sosial, dan lingkungan – sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Tujuan penyelenggaraan BTV Initiative antara lain:  Mengurangi ketimpangan pendapatan dan pembangunan regional, melawan depopulasi, memajukan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan pemuda. Mendorong transformasi pedesaan dan memperkuat kapasitas daya Tarik. Memperkuat tata kelola multi-level, kemitraan, keterlibatan aktif masyarakat, meningkatkan konektivitas, infrastruktur, akses keuangan, dan investasi. Memajukan inovasi, digitalisasi dalam pengembangan produk dan integrasi rantai nilai.  Mempromosikan hubungan antara sistem pangan yang berkelanjutan, berkeadilan dan tangguh dengan pariwisata. Memajukan konservasi sumber daya alam dan budaya.  Mendorong praktik berkelanjutan untuk penggunaan sumber daya yang lebih efisien,   pengurangan emisi dan limbah serta meningkatkan pendidikan dan keterampilan.

Bagaimana desa mengakses BTV –UN tourism?

Sesuai dengan definisi Pariwisata PBB tentang Pariwisata Pedesaan, sebuah desa harus memiliki fitur-fitur berikut —agar memenuhi syarat untuk pengajuan— memiliki kepadatan penduduk rendah dan maksimum 15.000 penduduk.  Berlokasi di lanskap dengan keberadaan kegiatan tradisional yang penting seperti pertanian, kehutanan, peternakan, atau perikanan.  Memiliki nilai-nilai dan gaya hidup yang sama. Para desa wisata yang mendapat pengakuan terbaik dan yang mendapat up-grade programme tahun 2025 adalah:

52-Communities-Leading-Tourism-for-Rural-Development-UN-Tourism
                                                                Indonesia mencatatkan Desa Wisata Pemuteran Buleleng dalam BTV-2025
20-village-for-upgrade-programme-UN-tourism
                                                                    Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi mendapat Up-grade Programme

Negara-negara Anggota Pariwisata PBB diundang untuk mengajukan maksimal delapan aplikasi (desa).  Pada periode 2020 sampai dengan 2024, desa wisata di Indonesia peraih pengakuan Best Tourism Villages UN-Tourism adalah Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali, Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Bali dan Desa Wukirsari, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Sementara penerima Upgrade Programme terdata Desa Wisata Taro (Bali), Desa Wisata Bilibante (NTB), dan Desa Wisata Pela (Kaltim)* BTNewspaper

 


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *