Lepas Sauh di 3rd International Thai Silk Fashion Week
Bangkok, Thailand, BTNp: Mengangkat tema “Lepas Sauh”, Lulu Lutfi labibi, desainer asal Yogyakarta memadukan tenun sutra Thailand dengan lurik Jawa ke dalam 25 koleksi karya-karyanya di ajang International Thai Silk Fashion Week 2022 , di Siam Paragon Mal Bangkok, Thailand.
Pagelaran busana tunggal hasil kerjasama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok dengan Committee of International Thai Silk Fashion Week Thailand. Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Thailand merangkap UNESCAP, Rachmat Budiman menegaskan partisipasi Indonesia pada perhelatan besar ini bertujuan untuk memperkenalkan kreativitas karya anak bangsa kepada masyarakat Thailand.
Pagelaran dan promosi salah satu keindahan kain tradisional dari pulau Jawa, memperkaya pemahaman masyarakat pengunjung Thailand tentang tradisi “wastra” Nusantara di Indonesia. Lulu, dikenali dengan karya elevasi keindahan tenun motif lurik rancangannya. Pernah memenangkan Fashion Design Competition, karyanya telah”melenggang” di beberapa ajang internasional seperti di Austria dan Korea.
Lepas Sauh adalah serangkaian koleksi bernarasi napas baru, geliat energetik perancang Lulu. Entitas penuh mimpi tentang warna, keberagaman, dan harapan ingin segera diwujudkan tanpa menunggu dan ragu. Lulu mendeskripsikan pesan tentang cara manusia menjalani kehidupan untuk bangkit setelah “mati” berkali-kali. Layaknya upaya manusia memutar roda kehidupan dan ekonomi dimasa pandemi COVID-19. Sebuah kapal yang telah cukup waktu berlabuh, saatnya melepas sauh untuk kembali berlayar.
Tenun sutra Thailand berwarna hitam dan hijau bertemu Lurik Jawa yang tegas dengan semarak motif kembang batu organza mengingatkan kepada kebaya kutubaru nenek yang dipadupadankan dengan batik motif geometris bersama cipratan malam parafin. Hasilnya mengeluarkan tabrakan motif penuh kejutan dan optimisme seperti sebuah ensambel bernada lirih tetapi terkadang riuh dan mengagetkan.
Top 12 Finalist
Pagelaran solo fashion show ini dihadiri oleh sekitar 300 orang, berasal dari korps diplomatik, pejabat pemerintah, pemerhati fashion, dan masyarakat Thailand serta Indonesia. Tari Bali Legong Kraton Lasem membuka penampilan Indonesia pada malam pagelaran itu.
The 3rd International Thai Silk Fashion Week adalah bagian dari program Pemerintah Thailand dalam mempromosikan tenun sutra dengan mengangkat tema Thai Silk Road to the World 2022. Pada bulan Mei sebelumnya telah diselenggarakan pagelaran the Grand Thai Silk Fashion Extravaganza dalam konsep yang berbeda.
KBRI Bangkok memanfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan seni dan budaya melalui booth Indonesia. Selain menampilkan beberapa koleksi wastra nusantara berupa batik, juga dihadirkan beberapa display miniatur alat musik, candi, patung serta destinasi wisata prioritas Indonesia. Pengunjung yang hadir di booth Indonesia juga berkesempatan untuk memperoleh scarf batik dan souvenir khas Indonesia lainnya.
Ada yang berbeda dalam Thai Silk Fashion Week kali ini. Karya para desainer dunia yang berasal dari berbagai negara juga disertakan pada ajang the 1st International Thai Silk Design Contest 2022. Karya Lulu terpilih sebagai top 12 finalist bersama dengan desainer dari Kanada, Hongaria, Vietnam, Polandia, Maroko, Panama, Singapura, Spanyol, Mongolia, Mexico, dan Hong Kong.*BTNewspaper
