“Nasi Peduli” ASITA Care bagi Pekerja Angkutan Sampah

Valentine: “Nasi Peduli” ASITA Care bagi Pekerja Angkutan Sampah

Share it

DENPASAR, BTNp: BALI, Indonesia tidak termasuk lima destinasi paling romantis di Asia bagi pasangan untuk merayakan Hari Valentine, “ala” Agoda. Pencarian dalam platform perjalanan ini menempatkan Kuala Lumpur (Malaysia) diposisi pertama, diikuti oleh Tokyo (Jepang), Manila (Filipina), Bangkok (Thailand) dan Pattaya (Thailand).

Lokasi- lokasi memesona tersebut menawarkan perpaduan menyenangkan antara pesona kota dan kebahagiaan pantai, yang memenuhi impian setiap pasangan untuk liburan romantis. Hari Valentine jatuh pada hari Jumat tahun ini, menjadikannya alasan sempurna untuk akhir pekan membahagiakan — data pencarian menunjukkan peningkatan 35%–.

Berbagi “kasih” tidak selamanya dengan yang terkasih, berupa sekeping coklat, setangkai bunga. Kepedulian juga dapat diwujudkan kepada lingkungan alam, sosial sekitar. Dan bukan aksi “latah”, jika Devisi ASITA Care, DPD ASITA Bali berbagi “Nasi Peduli” dengan 300 pekerja angkutan sampah di TPA Suwung .

Pasalnya aktivitas perjalanan dan pariwisata juga memberikan andil timbulan sampah di Bali. Data survey terakhir menyebutkan aktivitas perjalanan dan wisata baik oleh wisatawan domestik mau pun mancanegara, berkontribusi 3,5 kali lipat dari timbulan sampah penduduk setempat, setara dengan 13 persen dari total sampah di Bali.

Berdasarkan data dari DLHK Provinsi Bali pada tahun 2022, jumlah timbulan sampah di Provinsi Bali mencapai 1.046.616,04 ton dengan mayoritas berasal dari aktivitas rumah tangga sebesar 53,04%, diikuti dengan aktivitas pasar sebesar 16,29%, dan lainnya sebesar 11,26% —termasuk sampah dari aktivitas perjalanan dan berwisata–.

Dilansir dari Satu Data Provinsi Bali, tahun 2023 porsi terbanyak komposisi sampah Bali adalah sampah kayu atau ranting. Tepatnya 49,1% dari keseluruhan sampah Bali, sampah sisa makanan berada di urutan kedua dengan proporsi sebesar 23,47%, sampah plastik di urutan ketiga dengan besaran 11,82%. Sebanyak 15,61% komposisi sampah lainnya diisi sampah kertas karton (3,79%), logam (2,21%), karet/kulit (1,93%), kaca (1,75%), kain (0,97%), dan lainnya (4,96%). Sedang sampah sisa makanan tidak melebihi angka 30%, sampah plastik tidak mencapai angka 20%. Terdata 900 ribu ton sampah di Bali yang berhasil dikelola, 200 ribu ton lain tidak dikelola.

Kontributor sampah makananDan dari pengamatan ASITA Bali dalam sehari 180 truk pergerakan angkutan sampah milik Pemprov Bali di TPA Suwung dan 150 truk angkutan sampah swakelola dari wilayah Kodya Denpasar dan PemKab Badung. Truk angkutan sampah swakelola beroperasi dari pukul 03.00 sampai dengan pkl 14.00 wita, melibatkan 2 (dua)- 3 (tiga) orang pekerja (diluar tenaga pengemudi) per truk. Sementara jam kerja angkutan sampah Provinsi berlaku sampai pkl 18.00 wita.

Truk angkutan sampah TPA Suwung

Peduli Lingkungan  

Menurut UNEP — Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa — sampah makanan merupakan kegagalan pasar yang mengakibatkan terbuangnya lebih dari US$1 triliun makanan setiap tahun. Sampah makanan juga merupakan kegagalan lingkungan sampah makanan menghasilkan sekitar 8–10 persen emisi gas rumah kaca global (termasuk dari kehilangan dan pemborosan), dan menghabiskan lahan pertanian dunia yang setara dengan hampir 30 persen. Konversi ekosistem alami untuk pertanian telah menjadi penyebab utama hilangnya habitat.

Sampah makanan juga merugikan manusia, tercatat hingga 783 juta orang terkena dampak kelaparan setiap tahun, dan 150 juta anak di bawah usia lima tahun mengalami pertumbuhan dan perkembangan terhambat karena kekurangan nutrisi penting dalam makanan mereka.

Timbulan sampah makanan

Mendukung upaya mengendalikan kehilangan keragaman hayati terkait pengelolaan sampah, DPD Asita Bali selain melaksanakan program berbagi dengan 300 orang para pekerja angkutan sampah di TPA Suwung. Berkolaborasi dengan sejumlah pihak, ASITA Bali juga melakukan aksi beach clean-up di pesisir Sanur dan donor darah pada Sabtu, 15 Februari 2025 bertempat di Wantilan Convention Centre Prama Sanur Beach Hotel. *BTNewspaper

 

 

 


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *