varian-baru-virus-covid-di-bali

Varian Baru Mutasi Virus COVID-19 di Bali

Share it

MENTERI Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 3 Mei 2021, menyampaikan langsung kepada Gubernur Bali, W. Koster, bahwa telah ditemukan dua orang positif COVID- 19 yang terinfeksi varian baru mutasi virus COVID-19.

Satu (1) orang mengalami positif akibat penularan varian baru dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351; sedangkan satu (1) orang positif akibat penularan varian baru dari Inggris dengan kode B.1.1.7. 3.

Hal ini diketahui setelah beberapa sampel dari orang positif COVID-19 di RS Sanglah dilakukan pengujian oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Satu (1) orang yang positif COVID-19 dengan varian baru dari Afrika Selatan, telah dinyatakan meninggal di RS Sanglah, berasal dari Kabupaten Badung. Korban memang belum mengikuti program vaksinasi. Sedangkan yang satu (1) orang lagi yang dinyatakan positif COVID-19 dengan varian baru dari Inggris dinyatakan sembuh, dalam kondisi sehat dan sudah dipulangkan, berasal dari Kota Denpasar. Yang bersangkutan, kebetulan telah mengikuti program vaksinasi sebanyak 2 kali.

Terkait kasus ini, Dinas Kesehatan Provinsi Bali sedang melakukan penyelidikan Epidemiologi terhadap sejumlah orang yang melakukan kontak erat dengan korban sehingga akan diketahui potensi resiko penyebarannya secara detail dan lengkap.

Sehubungan dengan munculnya varian baru mutasi virus COVID-19 di Bali, sesuai arahan Bapak Presiden RI dan Menteri Kesehatan RI, Gubernur Bali menghimbau, mengingatkan, dan menegaskan kembali kepada seluruh masyarakat agar mentaati pelaksanakan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Provinsi Bali.

Masyarakat diminta tetap tertib dan disiplin menerapkan pola hidup sehat dan bebas COVID-19 dengan 6M yaitu; memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas/bepergian, menghindari kerumunan, menjaga imunitas tubuh. *BTNewspaper/249/e


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *