Aksi Sosial Donor Plasma Konvalesen Untuk Bali Bangkit

BERTEMPAT di Aula Makorem 163, Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Komando Resor Militer 163/Wira Satya telah menyelenggarakan aksi Donor Darah & Donor Plasma Konvalesen sebagai bagian dari partisipasi Bank Indonesia turut memeriahkan HUT Korem 163/Wira Satya ke-60.
Aksi sosial ini melibatkan Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Brigjend TNI Husein Sagaf Komandan Resor Militer 163, pimpinan cabang Bank BRI Denpasar, CEO Pelindo dan seluruh Pimpinan serta prajurit TNI Korem 163/Wirastya. Kegiatan kemanusiaan donor darah ini menjadi salah satu bentuk upaya Bank Indonesia, mendukung penanganan COVID-19 di berbagai sektor sosial ekonomi dalam rangka mempercepat Bali Bangkit bebas COVID.
“Ketersediaan darah atau komponen darah yang cukup dan memadai bagi masyarakat menjadi salah satu kebutuhan krusial terutama di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini dan donor plasma konvalesen oleh penyintas COVID-19 menjadi kebutuhan untuk penyembuhan COVID-19, “ jelas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Bali, Trisno Nugroho.
Pada kesempatan tersebut BI mensosialisasikan penggunaan QRIS kepada peserta aksi sosial. Jika darah merupakan salah satu komponen vital dalam kesehatan manusia dengan perannya mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Dalam ekonomi, terdapat sistem pembayaran sebagai ‘darah’ yang melancarkan proses transaksi dalam roda perekonomian. Menekan angka paparan COVID akibat transaksi tunai, disarankan khalayak menggunakan e-money dan pedagang/penjual menggunakan fasilitas QRIS dalam bertransaksi.
QRIS sebagai cara bayar nirsentuh, merupakan produk inovasi Bank Indonesia yang mengalami akselerasi sangat cepat sejalan dengan inovasi digitalisasi yang bergeser mengikuti prinsip cleanliness, health, safety, and environmental (CHSE).

Berdasarkan data Bank Indonesia, per posisi 29 Januari 2021, jumlah merchant QRIS di Provinsi Bali tercatat sebanyak 183.068 merchant (bertambah hingga 160 ribu merchant atau 686% dibandingkan awal tahun 2020) dengan nominal transaksi mencapai angka Rp 22,72 miliar dan volume transaksi sebanyak 269 ribu kali transaksi. Hal ini menunjukkan bahwa transaksi kanal pembayaran QRIS terus meningkat dengan signifikan setiap triwulannya selama tahun 2020. Dengan total penyelenggaranya yang beroperasi di Bali mencapai 30 penyelenggara jasa pembayaran (PJP) maka diharapkan lebih 4,5 juta masyarakat Bali siap dilayani pembayaran dengan menggunakan QRIS. Kegiatan bakti sosial hari ini yang menggandeng BRI sebagai salah satu penyelenggara jasa pembayaran menjadi salah satu strategi nyata intensifikasi QRIS di wilayah Bali.
Bank Indonesia Provinsi Bali juga memberikan kesempatan kepada para pendonor untuk dapat menukarkan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) berbentuk uang kertas pecahan Rp 75.000 yang terbatas hanya dicetak dan diedarkan sekali sebagai simbol peringatan HUT ke–75 Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2020. *BTNewspaper/e/bi
