Musda ASITA: Empat Kandidat Ketua dan Dua Ketua DEPETA

DENPASAR, BTNp: MEMPERTIMBANGKAN masa PPKM Darurat yang diberlakukan pemerintah, dan angka kasus yang belum melandai, mendorong steering committee (SC) dan Panitia Pelaksana Musda DPD ASITA Bali ke XIV dalam rapat 22 dan 23 Juli sepakat untuk menjadual ulang pelaksanaan Musda semula 28 Juli diagendakan pada 25 Agustus mendatang.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, I Gusti Ayu Kade Purnamawati penundaan ini membuka ruang bagi anggota yang belum mendaftar, agar segera melakukan pendaftaran sesuai dengan deadline yang ditentukan. Diharapkan semua anggota ASITA Bali dapat mengikuti Musda sebagai forum tertinggi organisasi dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan ASITA Bali ke depan. Tercatat baru 201 anggota dari 406 anggota DPD ASITA Bali yang mendaftarkan diri. Selain itu, penggeseran waktu penyelengaraan memberikan waktu yang cukup bagi panitia untuk mendapatkan sponsor dari instansi/industri, pasalnya rekening DPD ASITA Bali statusnya masih terblokir atas perintah DPP ASITA, jelas I Gusti Ayu Kade Purnamawati.
Musda DPD ASITA Bali ke XIV diikuti empat kandidat Ketua DPD dan dua kandidat Ketua DEPETA yaitu:

Kandidat Ketua atas nama Putu Astiti Saraswati
Kelahiran Jakarta, 14 Februari 1979, pendidikan terakhir (2007) Passed BSMR Level II, saat ini sebagai Presiden Direktur Toya Devasya Hot Spring & The Ayu Kintamani dan : Presiden Direktur Toya Yatra Travel. Di organisasi menjabat sebagai Bidang Hubungan Kelembagaan PHRI Bangli.

Kandidat Ketua atas nama Komang Takuaki Banuartha, mantan Ketua DEPETA ASITA Bali Periode 2016-2020. Kelahiran 9 April 1975, saat ini menjabat sebagai Direktur di PT Sari Bumi Bali Tour, Chairman of Peduli Bali Chapter, Chief of Finance Golkar Bali Chapter, Chairman of Kasgoro Bali Chapter.

–Kandidat Ketua atas nama I PUTU WINASTRA, S.SOS, kelahiran Bangli, 4 April 1972, menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Asli Alami Wisata (Authentic Indonesia), Founder / Director PT. Klumpu Padi Bali, Founder / Director PT. Karang Mesari Transport (KM Trans),
Founder / President Director PT. Karang Bali Asli Tur (KBA Tur). Sekretaris DPD ASITA Bali 2016-2020, saat ini menjadi Anggota Dewan Penentu Kebijakan Marketing BPPD Kota Denpasar, dan Wakil Ketua Bidang Promosi BPC PHRI Bangli, Wakil Ketua Bali & Beyond Travel Fair (BBTF)

–Kandidat Ketua atas nama I Ketut Jaman, S.S., M.Si.,CMMC, kelahiran Gianyar, Bali, 31 Desember 1964. Direktur Utama PT MELALI BALI (Melali Bali DMC) ini, sedang menyelesaikan program doktor (S3), Program Studi Ilmu Agama dan Kebudayaan, Universitas Hindu Indonesia. Direktur Utama Usaha Bidang BPW PT Melali Bali DMC juga, salah seorang Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali Bidang Pariwisata
Direktur Pengembangan Bisnis Event Production Company diPT Daniswara Logistik Konvensi tersebut tercatat sebagai salah seorang anggota Dewan Pengurus Daerah di GIPI Bali (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia). Co-Founder/Konsultan Usaha Bidang MICE, PT Melali MICE ini juga menjabat Dewan Pengurus Daerah Bali di Indonesia Congress and Convention Association (INCCA) Bali.
Berpengalaman sebagai dosen, instruktur, narasumber di pelbagai sekolah kepariwisataan, universitas baik di Bali, secara nasional di Indonesia dan di luar negeri. Sebagai penyelenggara MICE/even klas lokal, nasional dan internasional di dalam dan luar negeri.
Sementara untuk Kandidat Ketua DEPETA atas nama I Komang Nurjaya Maharta, SS adalah Pemilik PT Bali Flamboyan Jaya/PT Bali Flamboyan Tour dan Ketut Tunggu, S.Pd , Direktur di PT. Panca Sari Wisata.*
