20 Tahun Bom Bali
Denpasar,BTNp: BERTEMPAT di Taman Peringatan Bom Bali –di halaman Konsulat Jenderal Australia— digelar peringatan 20 Tahun Bom Bali. Bom yang meluluh lantakkan Paddy’s Pub, Sari Club Legian, area depan Konsulat Australia di jalan Hayam Wuruk 12 Oktober 2002 itu, menelan korban 202 jiwa (dari 22 negara) dan melukai 209 orang. Korban meninggal sebanyak 88 orang warga negara Australia, 38 warga negara Indonesia dan 116 korban warga dari 22 negara.
Pada bom ke-2, 1 Oktober 2005 di R.AJA’s Bar and Restourant Kuta Square, Menega dan Nyoman Cafe di Jimbaran menelan korban jiwa 23 orang, empat orang warga negara Australia dan melukai 122 orang.
Di Taman Peringatan Bom Bali, berdiri 22 pilar, mewakili 22 negara yang kehilangan warga negaranya dalam tragedi bom Bali. Plakat dengan nama 88 warga negara Australia korban bom tahun 2002 dan nama empat orang korban bom tahun 2005.
Peringatan 20 tahun tragedi Bom Bali bertempat di Konsulat Jenderal Australia, dihadiri Asisten Menteri Luar Negeri, Tim Watt MP, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams PSM, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Forkompimda Provinsi Bali serta para tamu undangan terdampak.
Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Bali mengingatkan, peringatan 20 Tahun Bom Bali adalah refleksi bersama bahwa traged kemanusiaan tersebut tetap diingat, bukan untuk memperparah luka atau menumbuhkan dendam, melainkan untuk saling memaafkan dan bergerak maju kedepan. Dan menjadi hal penting bagi pemerintah, masyarakat Indonesia dan Australia. Serta membawa hubungan yang lebih dekat antara Indonesia dan Australia dalam memerangi kejahatan terorisme mau pun bentuk kerja sama lainnya. *BTNewspaper
