Jatiluwih dan Wukirsari : Best Tourism Villages UN Tourism
CARTAGENA de INDIAS, Kolumbia, BTNp: PADA edisi ke-empat pengakuan Desa Wisata Terbaik ala UN-Tourism (Best Tourism Villages by UN Tourism—BTV-UN Tourism–), ada 55 desa penerima pengakuan dari 260 aplikasi mewakili 60 Negara Anggota Pariwisata PBB. 20 desa terpilih untuk menerima program peningkatan (BTV- Upgrade Programme ).
Indonesia diwakili Desa Warisan Dunia UNESCO Jatiluwih (Bali) dan Desa Wisata Wukirsari (DI Yogya). Inisiatif Desa Wisata Terbaik tidak hanya mengakui pencapaian luar biasa dari desa-desa ini tetapi juga menyoroti kekuatan transformatif pariwisata
“Pariwisata adalah alat inklusi penting untuk memberdayakan masyarakat pedesaan, melindungi dan menghargai warisan budaya mereka yang kaya sembari mendorong pembangunan berkelanjutan,” kata Sekretaris Jenderal Pariwisata PBB Zurab Pololikashvili.
Lebih lanjut dijelaskan, dengan memanfaatkan aset unik di desa, komunitas ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, mempromosikan tradisi lokal, dan meningkatkan kualitas hidup penduduknya. UN Tourism menghargai desa-desa yang telah merangkul pariwisata sebagai jalur menuju pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat, yang menunjukkan bahwa praktik berkelanjutan dapat menghasilkan masa depan yang lebih cerah bagi semua.
Untuk Pembangunan Berkelanjutan
Inisiatif Desa Wisata Terbaik merupakan bagian dari Program Pariwisata PBB untuk pembangunan pedesaan. Program ini berupaya untuk mendorong pembangunan inklusif di daerah pedesaan, memerangi depopulasi, memajukan inovasi dan integrasi rantai nilai melalui pariwisata, dan mendorong praktik berkelanjutan.
Diluncurkan pada tahun 2021 untuk memajukan peran pariwisata di daerah pedesaan, melestarikan lanskap, keragaman budaya, nilai-nilai lokal, dan tradisi kuliner. Jaringan Desa Wisata Terbaik (BTV) tumbuh setiap tahun, dan dengan pengumuman 75 anggota barunya, 254 desa (total anngota dari tahun 2021) kini menjadi bagian dari komunitas tujuan wisata pedesaan terbesar di dunia.
Seperti pada edisi sebelumnya, desa-desa dievaluasi berdasarkan sembilan bidang utama yaitu: sumber daya budaya dan alam, promosi dan konservasi sumber daya budaya, keberlanjutan ekonomi, social, lingkungan, pengembangan pariwisata dan integrasi rantai nilai. tata kelola dan prioritas pariwisata, infrastruktur dan konektivitas, kesehatan, keselamatan, dan keamanan
Tiga Pilar Inisiatif BTV
Pertama, BTV-UN Tourism mengakui destinasi wisata pedesaan yang luar biasa dengan aset budaya dan alam yang terakreditasi, komitmen untuk melestarikan nilai-nilai berbasis masyarakat, dan komitmen yang jelas terhadap inovasi dan keberlanjutan di seluruh dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Ke dua, UN Tourism juga melengkapi penilaiannya dengan Upgrade Programme untuk mendukung desa-desa memenuhi kriteria pengakuan “terbaik” tersebut, membantu mereka meningkatkan bidang-bidang yang diidentifikasi sebagai kelemahan selama evaluasi.
Pilar ke tiga tersedia jaringan BTV, ruang untuk bertukar pengalaman dan praktik baik, pembelajaran, dan peluang di antara para anggotanya, dan terbuka untuk kontribusi dari para ahli, mitra sektor publik dan swasta yang terlibat dalam promosi pariwisata sebagai pendorong pembangunan pedesaan.

55 Desa Wisata Terbaik menurut UN Tourism 2024 adalah
Abo Noghta Castles & Historic Tabab( Saudi Arabia),
Abu Ghosoun (Egypt),
Aínsa (Spain),
Amagi (Japan)
Anogeia (Greece)
Azheke (China)
Bo Suak (Thailand)
Capulálpam de Méndez (Mexico)
Caviahue-Copahue (Argentina)
Cuatro Ciénegas de Carranza (Mexico)
El Tambo (Ecuador)
El Valle de Antón (Panam)
Esfahak (Islamic Republic of Iran)
Gaiman (Argentina)
Gharb Suhayl ( Egypt)
Grand Baie ( Mauritius)
Guanyang (China)
Huancaya, Peru
Jardín (Colombia)
Jatiluwih ( Indonesia)
Kalopanagiotis (Cyprus)
Leymebamba (Peru)
Mindo (Ecuador)
Mura (Spain)
Nishikawa (Japan)
Óbidos (Portugal)
Ormana (Türkiye)
Palizada, Mexico
Pissouri (Cyprus)
Portobelo (Panama)
Pueblo de Maras (Peru)
Quinu (Peru)
Ralco (Chile)
Roches Noires (Mauritius)
Romoos (Switzerland)
Ruboni (Uganda)
San Casciano dei Bagni (Italy)
San Juan del Obispo (Guatemala)
San Rafael de la Laguna (Ecuador)
Santa Cruz da Graciosa (Portugal)
Shibadong (China)
Sibayo (Peru)
Splügen (Switzerland)
St. Johann in Tirol (Austria)
Taoping (China)
Tra Que Vegetable Village (Viet Nam)
Trevelin (Argentina)
Uaxactún (Guatemala)
Urych (Ukraine)
Villa Tulumba (Argentina)
Vorokht (Ukraine)
Wukirsari ( Indonesia)
Xiaogang (China)
Xito (China)
Yandunjiao (China)
BTV-Up Program
Dari BTV-Up Program tahun 2023 sejumlah desa mendapatkan pengakuan Desa Wisata Terbaik 2024 meliputi desa Capulálpam de Méndez (Meksiko), Grand Baie (Mauritius), Kalopanagiotis (Siprus), Pissouri (Siprus), Ruboni (Uganda), Bo Suak (Thailand), dan Trevelin (Argentina).
Sementara 20 desa yang dipilih untuk berpartisipasi dalam BTV Up Grade Program tahun 2024 adalah Breb (Romania), Campo Ramón (Argentina), Cap Malheureux (Mauritius) Cascas (Peru), Choshuenco (Chile), Dhudmaras (India), Lens (Swiss), Malalcahuello (Chile), Mexcaltitán de Uribe (Mexico), Mittelberg, (Austria), Pals (Spanyol), Piedades Sur (Kosta Rika), Polovragi (Romania), San Juan Bautista (Chile), Santa Catarina Palopó (Guatemala), Seonhakdong (Republik Korea), Shirayama (Jepang), St. Leonhard di Pitztal (Austria), Yamakoshi (Jepang), Yörük (Türkiye). * BTNewspaper
