Pengembangan Wisata Berbasis Otomotif di Indonesia

Share it

MENPAREKRAF mendorong PWOI dapat berinovasi dan beradaptasi, termasuk berkolaborasi dengan banyak pihak. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini untuk dapat mendorong bangkitnya pariwisata dan ekonomi kreatif.

Tren ke depan, para wisatawan  lebih memilih konsep wisata yang lebih personalized, localized, dan smaller in size. Dimana wisata berbasis otomotif ini sangat sejalan dan juga memberikan pengalaman berwisata lebih bagi wisatawan.

“Kita akan mendukung pengembangan pariwisata berbasis otomotif ini di Indonesia,” kata Menparekraft, Sandiaga Uno, saat menerima audiensi Perkumpulan Wisata Otomotif Indonesia (PWOI)  .

Secara umum, PWOI mengajak masyarakat lebih aktif berwisata menggunakan kendaraan miliknya baik sepeda motor mobil atau tipe lainnya. Pariwisata merupakan sektor yang dapat secara cepat digerakkan dalam rangka pemulihan ekonomi dibanding sektor-sektor lainnya yang masih membutuhkan persiapan. Salah satu program yang digagas POWI adalah Wonderful Ride Indonesia, sebuah gerakan untuk mendorong empowerment wisata berbasis otomotif di Indonesia.

Ketua Umum POWI, Rezza Artha, menjelaskan, melalui gerakan ini pihaknya ingin masyarakat otomotif Indonesia berpartisipasi lebih jauh dengan dunia pariwisata. Mereka melihat korelasi yang kuat antara dunia otomotif dengan pariwisata Indonesia, dimana pariwisata yang maju perlu didukung dengan masyarakat otomotif yang juga maju.

“Kita melihat di beberapa lokasi akan kesuksesan event-event otomotif, bagaimana mereka dapat sampai meningkatkan okupansi hotel, rumah makan, dan sebagainya. Itu yang mau kita dukung ke depan bagaimana penggemar otomotif Indonesia semakin berkontribusi positif terhadap perekonomian terutama di bidang pariwisata,” kata Rezza.

PWOI juga mengampanyekan penggunaan sepeda motor listrik “Gesits” di destinasi sehingga dapat berwisata dengan berkendara secara aman, tertib, sehat, dan menyenangkan.

“Kita dukung motor listrik dan penggunaannya nanti tidak hanya di lima destinasi super prioritas tapi juga destinasi-destinasi lainnya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno. *BTNewspaper/e/rls


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *