Rakerda I, DPD ASITA Bali Periode 2021- 2026

Rakerda I, DPD ASITA Bali Periode 2021- 2026

Share it

“Togetherness in Supporting Sustainable Tourism”

DENPASAR, BTNp: TEMA “togetherness in supporting sustainable tourism” sangat relevan sebagai perwujudan asosiasi yang kuat, kekinian dan bersinergi dalam menggerakkan perekonomian, menjaga budaya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bali melalui sektor pariwisata.

ASITA Bali, selaku asosiasi biro perjalanan wisata optimis mampu mencapai target kunjungan 4, 5 juta wisatawan ke Bali, dengan kemudahan- kemudahan yang diberlakukan dan semakin bertambahnya kapasitas angkut menuju Bali.

“Saatnya memperkuat sinergi, kolaborasi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” demikian disampaikan Ketua DPD ASITA Bali Periode 2021-2026, Putu Winastra, Ssos dalam Rakerda I DPD ASITA Bali, Rabu, 25 Januari 2023 di Prime Plaza Sanur.

RAKERDA I, DPD ASITA Bali, kepengurusan periode 2021-2026, di buka Kadisparda Bali mewakili Gubernur Bali. Selain membahas program kerja, juga dilengkapi ajang pembelajaran melalui talkshow kepariwisataan dengan pembicara Kadis Pariwisata Prov. Bali dan Guru Besar Ilmu Pariwisata, Univ. Udayana, anggota Dewan Pakar ASITA Bali, IPM Jaya Brahmananda. Rakerda disegarkan dengan kehadiran motivator serta rangkaian peringatan 52 Tahun ASITA di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Ketua DPD ASITA BALI mengingatkan bahwa ASITA turut serta secara aktif bersama stakeholder pariwisata Bali, mempersiapkan kebutuhan usaha jasa kepariwisataan saat pintu masuk internasional ke Bali dibuka. Memberi usulan dan masukan terkait peraturan yang menjadi hambatan kinerja jasa  wisata antara lain perihal kenaikan retribusi masuk objek wisata, membuka Visa on Arrival – hingga kini sudah 86 negara mendapat layanan tersebut–. memberi masukan tentang penyerderhanaan prosedur persyaratan e-visa.

Kepengurusan periode 2021-2026, juga menyelenggarakan ruang pembelajaran melalui ajang SAKIRA (tourism talkshow) -, melakukan aksi sosial — program kerja unggulan hasil MUSDA XII/2012. Tetap menyelenggarakan program tahunan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) yang diprakarsai oleh ASITA Bali adalah alat promosi penting diplatform national mau pun international. Sebagai acara salah satu Travex penting di Indonesia, BBTF didukung oleh PemProv Bali, Pemkab Kota, Kemenparekraf dan Kemlu. Tema BBTF 2023 “Quality & Sustainable Tourism” menyoroti ekspektasi pasar tentang keragaman warisan budaya Indonesia yang berkualitas dan berkesinambungan.

“Optimis BBTF menjadi bigger and better,” tegas Putu Winastra.

Sebagai bagian kinerja asosiasi, ASITA mendukung program Pemprov. Bali terkait Perda No.1/2020 tentang kontribusi wisatawan, Pergub no.28/2020 tentang tata Kelola pariwisata Bali, Perda No.1/ 2028 tentang bahasa, aksara dan sastra Bali, Pergub No.79/2018 tentang Penggunaan busana adat Bali.

Disisi lain, ASITA meminta dukungan Pemerintah Provinsi Bali hal pembenahan tataniaga pasar India, RRT (China), proteksi biro perjalanan wisata local dan peninjauan ijin usaha BPW, law enforcement terhadap pelanggar hokum yang berdampak pada reputasi industri pariwisata Bali.

Tercatat jumlah anggota ASITA tahun 2022 sebanyak  391 BPW, 31 CBPW, 12 associate member. Sampai dengan 25 Januari 2023, keanggotaan bertambah dengan masuknya 7 perusahan sebagai anggota, total menjadi 421 anggota diluar associate member. * BTNewspaper

 


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *