Kehilangan Rp 97,6 Tdi Tahun 2019

Kehilangan Rp 97,6 T di Tahun 2019

Share it

DENPASAR, BTNp: DI tahun 2019, Indonesia diperkirakan kehilangan Rp 97,6 T devisa akibat hampir 2 juta orang warga bepergian ke luar negeri untuk tujuan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan berkelanjutan lainnya.Perihal ini, menjadi dasar pemikiran dan inisiatif pemerintah —melalui BUMN—  secara serius berinovasi membangun fasilitas bertaraf International dengan teknologi, spesialisasi serta didukung oleh sistem dan sumber daya manusia kesehatan yang handal.

Demikian disampaikan drg. Mira Dyah W, MARS, Direktur Utama, PT. Pertamedika – IHC dalam    talk show” Challenges and Opportunities of Indonesia’s Medical Tourism”, Senin, 23 Januari bertempat di Puri Santrian Resort.

Talk show sosialisasi dan up-date keberadaan Bali International Hospital sebagai ujung tombak medical tourism di area Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur yang menghadirkan  Wakil Gubernur Bali, Pimpinan Bali Tourism Board (BTB) / Ketua GIPI Bali, Ketua Yayasan Pembangunan Sanur.

Pembangunan rumah sakit diharapkan selesai pada akhir 2023 dan beroperasi penuh pada awal tahun 2024. Berdiri di atas lahan seluas 5,0 Ha (dengan luas bangunan sekitar 60.000 M2 di empat lantai) yang dikelilingi oleh landscape tanaman tropis. Pengembangan Bali International Hospital (BIH) difasilitasi 250 tempat tidur rawat inap, dengan 6 pusat unggulan kelas dunia, terutama di sektor Cardiology, Oncology, Neurology,—untuk manajemen penyakit kritis–, selain  Gastro-Hepato (Gastroenterology), Orthopaedic serta Medical check up.

Rumah Sakit Internasional Bali berkomitmen untuk menempatkan dan menumbuhkan reputasi Bali sebagai destinasi medical tourism. *BTNewspaper


Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *