Jubelium Perak THK Awards, Sambut Medical and Wellness Tourism
KUTA, BTNp: MENANDAI 25 tahun penyelenggaraan Tri Hita Karana Accreditation and Awards (THK Awards), Yayasan Tri Hita Karana –Bali menyerahkan Lifetime Achievement Tourism Award bagi industri pariwisata yang berkomitmen menerapkan nilai- nilai Tri Hita Karana dalam bisnis. Dan, tanpa jeda mengikuti akreditasi berdasarkan kearifan lokal tersebut baik dalam kondisi kepariwisataan berjalan normal mau pun saat krisis seperti periode recovery Bom 1, Bom 2 dan pandemic COVID-19. Lifetime Achievement Tourism Awards merupakan pengakuan dan bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasi menjaga keberlanjutan pariwisata Bali.
Jubelium Perak THK Awards juga membawa visi baru menyambut era medical and wellness tourism dengan menggandeng Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Bapelkesmas) Bali. Fokus utamanya adalah penyediaan sumber daya manusia berkompetensi dan beretika dibidang kesehatan dan kebugaran. Serta peningkatan standar keamanan wisata di Bali, papar Ketua Yayasan THK Bali, I Gusti Ngurah Wisnu Wardana pada malam Anugerah THK Awards bertempat di Ballroom Discovery Kartika Plaza Hotel, Jumat, 9 Januari 2026.
Sebanyak 14 hotel dinilai konsisten menerapkan prinsip Tri Hita Karana selama lebih dari dua decade dan layak menerima Lifetime Achievement Tourism Awards adalah The St Regis Bali Resort, Waterbom Bali, Pita Maha Resort & Spa, The Laguna, a Luxury Collection Resort & Spa, FuramaXclusive Resort & Villas, Discovery Kartika Plaza Hotel, Griya Santrian Sanur, Alila Villas Uluwatu, PT. InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Royal Pitamaha, Nusa Dua Beach Hotel& Spa; Hotel Puri Santrian dan Hardrock Bali..
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan Innovation-THK Awards kepada Yayasan Dwijendra, Denpasar. Sementara disisi upaya “membumikan” aksi penerapan THK dalam budaya kerja industri pariwisata diserahkan PR – Tri Hita Karana Awards kategori gold kepada Management Discovery Kartika Plaza Hotel dan Management Sanur Resort Watujimbar kategori silver.
“Pembumian” pelaksanaan nilai-nilai Tri Hita Karana semakin relevan di tengah masifnya eksploitasi alam untuk pembangunan sarana pariwisata. Selain gempuran krisis iklim yang memacu kerusakan lingkungan dan kehancuran alam, pada akhirnya berdampak serius pada industri pariwisata di Bali.
CSR-THK Awards
Pada dimensi kepedulian, Yayasan THK Bali menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR)-THK Awards kepada management Discovery Kartika Plaza Hotel yang menginisiasi pembentukan UMKM bersama warga sekitar demi meningkatkan kesejahteraan komunitas lokal. PT PLN Indonesia Power UBP Bali (PLTDG Pesanggaran) dengan inovasi Hybrid Water Pump System di Tabanan dan memberdayakan Kelompok Tani Hutan. PT PLN Indonesia Power UBP Bali (PLTGU Pemaron) dengan program meningkatkan ketahanan pangan berbasis zero waste di Desa Bukti, Buleleng. Kepada ITDC yang mendanai pertanian organik di Subak Kedisan Kaja, Gianyar, menghasilkan panen 120 ton padi organik. Dan management Soulshine Bali yang mengalokasikan dana CSR lebih dari Rp500 juta untuk petani Lod Tunduh, termasuk pembuatan jaring sampah sungai (trash boom).
Lebih jauh dijelaskan bahwa filosofi dasar keharmonisan umat Hindu, Tri Hita Karana menekankan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan dengan Tuhan (Parhyangan), manusia dengan manusia (Pawongan), dan manusia dengan lingkungan (Palemahan) untuk mewujudkan keharmonisan di alam semesta. Yayasan Tri Hita Karana berinisiatif mengadopsi, menjadikan spirit nilai luhur tersebut untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran bersama para pelaku pariwisata Bali, dan menjadikannya sebagai values untuk membangun pariwisata Bali berkelanjutan (sustain).
Mlapa-Mlapi Awards Absen
Malam Anugerah Tri Hita Karana Awards, diselenggarakan pertama kali oleh Yayasan Tri Hita Karana pada 22 Desember 2000. Akreditasi diikuti oleh industri perhotelan dan daya tarik wisata (DTW), dengan harapan meningkatkan kesadaran para pelaku pariwisata Bali untuk menjadikan Tri Hita Karana sebagai spirit dan pedoman dalam pengelolaan pariwisata hijau berkelanjutan. Meneguhkan komitmen dan dukungan bagi pelaksanaan pariwisata hijau yang berkelanjutan. Mendorong gerakan pembumian Tri Hita Karana di industri Pariwisata Bali.
Peserta THK Awards terdiri dari hotel, daya Tarik wisata (DTW), instansi, sekolah dan perguruan tinggi. Setiap tahun, lebih dari 100 hotel dan DTW mengikuti assesmen Tri Hita Karana untuk capaian THK Awards kategori: Bronze, Silver, Gold, Emerald, Platinum, dan Super Platinum. Di tahun 2025 terdaftar 70 industri yang ambil bagian namun dalam perjalanan sejumlah peserta mengundurkan diri dengan alasan pergantian menejemen, perbaikan property dan peningkatan status.
Malam Anugerah THK Awards secara tradisi diselenggarakan 22 Desember, dilengkapi ajang adu kepiawaian “paon” Bali untuk capaian Mlapa-Mlapi THK_Awards tahun 2025 masih absen. Dan akreditasi tahun 2025 malam anugerah diselenggarakan pada Januari, selain menyerahkan penghargaan inovasi, CSR dan Lifetime Achievement Tourism Awards juga diserahkan THK-Awards kategori:
-Super Platinum II kepada menejemen Sanctoo Suites & Villas dan SOORI Bali.
-Super Platinum kepada The Jayakarta Bali Beach Resort, Residence & Spa; Alaya Resort Ubud dan Hotel The Oberoi Beach Resort Bali
-Platinum III kepada The Samaya Seminyak; Tandjung Sari Hotel; Prama Sanur Beach Hotel Bali; THE 1O1 Bali Fontana Seminyak ; dan The Haven Bali Seminyak
-Platinum II kepada Puri Gangga Resort Ubud; VOUK Hotel and Suites Nusa Dua – Bali dan Alaya Dedaun Kuta
-Platinum kepada Sanur Resort Watujimbar dan Hotel Tjampuhan, Ubud
-Emerald III kepada Plataran Ubud Hotel & Spa; Villa Canggu by Plataran; Villa Air Bali Boutique Resort; Plataran Menjangan Resort Spa
-Emerald II kepada b – Hotel Bali & Spa; Villa Kayu Raja Bali; Wapa di Ume Sidemen dan DTW Plataran L. Harmonie
-Emerald kepada menejemen The Amala
-Gold III kepada menejemen The Stones Hotel, Legian – Bali
-Gold II kepada DTW Aneecha Sailing Catamaran; Capella Ubud, Bali; The Sun of Granary Resort and Villas; Soulshine Bali; Mercure Bali Legian; THE 1O1 Bali Oasis Sanur
-Gold kepada menejemen Tejaprana Resort & Spa; Samabe Bali Suites & Villas; Adiwana Bisma; Menjangan Dynasty Resort; Swarga Suites Bali Berawa; Inara Alas Harum; Metland Venya Ubud; Adiwana Unagi Suites; De Klumpu Bali Eco Tradi Stay; Adiwana Resort Jembawan Ubud; The Hava Ubud A Pramana Experience; The Westin Resort Nusa Dua, Bali; Kelapa Retreat and Spa; Tejaprana Bisma dan Sakti Garden Resort & Spa, Ubud.
Dan menejemen Adiwana Suweta Ubud menerima THK-Awards kategori Silver.
Di Malam Anugerah THK-Awards 2025, Ketua Yayasan THK-Bali kembali mengingatkan bahwa acara ini lebih dari sekadar seremoni. Acara ini menjadi wadah untuk memperkuat jejaring lintas sektoral dalam mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan kode etik pariwisata global.
Momentum 25 tahun, diharapkan menjadi refleksi sekaligus pijakan bagi perjalanan THK Awards dalam 25 tahun berikutnya, sebuah komitmen untuk menghadirkan pariwisata inklusif, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi generasi mendatang. *BTNewspaper
