Gerry Piccola”-nya ASITA Bali

Selamat Jalan Sahabatku : Tanto Ruwiyadi, “Gerry Piccola”-nya ASITA Bali

Share it

Doktor Paul Edmundus TalloKAMIS sore, 3 Nopember 2022. Berita itu datang bagaikan halintar memecah keheningan siang bolong. “Inna Ilahi wa Inna Ilahi Rojiun. Selamat jalan pak Tanto. RIP .”

Itu bunyi berita. Saya mengusap mata tanda tidak percaya. Saya baca sekali lagi. Langsung mengangkat telpon. Menelpon orang yang saya paling percaya. Sekretaris Executive ASITA Bali.

“Mbak Ana, apa betul pak Tanto ………?”

Jawabnya:” Ya pak, beliau meninggal……Ana sedang berada dirumah duka. Jenazah masih berada di rumah sakit.”

Saya mengucapkan terima kasih lalu menutup telpon. Pikiran saya melayang, mengenang pak Tanto yang selalu berbicara pelan, serius dan berisi.

Saya kaget dengan berita kepergiannya yang tiba- tiba, karena beliau selalu hadir di depan saya,— mungkin sahabat2 lainnya dengan sapaan— “email blastnya” tentang Beautiful Bali, Wonderful Indonesia dan lainnya.

Saya lalu merasa kehilangan. Kehilangan seorang sahabat yang sering curhat, menelpon dan meninggalkan pesan WA, antara lain tentang sakitnya dan pekerjaannya di ASITA yang berguna bagi saya dan para sahabat yang merasa penting akan kehadirannya. Saya kehilangan seorang sahabat yang pernah all-out mempersembahkan pikirannya, kekuatannya dan kemampuannya untuk ASITA, di mana saya pun duduk di sana baik sebagai anggota mau pun sebagai pengurus atau minimal bagian kecil dari organisasi itu. Kehadiran pak Tanto mempunyai arti tersendiri.

Pada waktu pertama kali mempresentasikan BBTF (Bali and Beyond Travel Fair), saya salah satu penyanggahnya. Karena saya memahami betul urusan sebuah bursa pariwisata yang menghadirkan “buyer” dan “seller”.

Saya katakan kepada beliau bahwa saya adalah seller pertama pada 1981 di Genting Highland – Malaysia ketika ASEAN menyelenggarakan ASEAN Tourism Forum (ATF) pertama kali. Sejak itu setahun 2 (dua) kali menghadiri kegiatan serupa yaitu ASEAN Travel Mart dan Pata Travel Mart. Saya hafal betul teknis- teknisnya.

Gerry Piccola-nya ASITA Bali

Pak Tanto lah yang menjadi “dirigen” BBTF yang saya kenal. Beliau yang mengundang buyers, menentukan berkorespondensi dengan buyer, dengan cara memblast  newsletter tentang destinasi wisata Beyond Bali Indonesia berwarna warni menarik. Beliaulah yang menentukan seorang buyer boleh fully hosted atau tidak. Bila harus menolak buyer, pak Tanto dapat melakukan itu. Beliaulah yang mengatur buyer siapa dan bertemu dengan seller siapa dan kapan.

Saya lalu memberi beliau nama baru:” Mr Gerry Piccola-nya ASITA Bali. Pak Tanto selalu senyum-senyum  dan mengucapkan terima kasih.

(Gerry Piccola itu adalah salah satu Direktur PATA, orang pertama yang menciptakan model pertemuan buyer – seller dengan segala teknis sejak registrasi, buyers and selllers meetings, sellers meet buyers  di era 1981.)

Seorang buyer mencak-mencak menyampaikan kepada saya,  mengapa dia tidak dijadikan fully hosted. Dia juga mengeluh mengapa pak Tanto bertanya “how many clients my company brought to Bali in last year, why he has to know my business?”

Saya menjawab singkat: ”ikuti perminta Mr Tanto. Kalau you tidak mau ikuti permintaannya atau tidak menjawab pertanyaannya, Anda tidak diundang, itu saja TITIK. Mr Tanto adalah orang yang tepat untuk mengurus kegiatan BBTF ini.”

Buyer itu,  lalu diam.

Kelancaran BBTF sejak pertama dan seterusnya ada di tangan beliau, tentu saja dibantu oleh berbagai pihak.

Sahabat, saya titipkan salah satu pesan pak Tanto untuk saya yang dikirimkan pada 14 Juni 2022, jam 16.42:

“Selamat sore pak Paul, kami turut menerima berkat kebahagiaan serta gembira atas pencapaian pak Paul senior saya yg luar biasa, selamat dan sukses serta Tuhan memberkati pak Paul beserta keluarga🙏🙏”

Sahabat, pak Tanto sudah. Pak Tanto telah pergi meninggalkan kita. Saya mendoakan agar keluarganya diberikan ketabahan.

Kepada sahabat semua, saya memohon doa untuk pak Tanto.

Selamat jalan sahabat pak Tanto Ruwiyadi.

  • DR. Paul Edmundus Tallo, Ketum DPP IINTOA

Share it

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *